Keuntungan beternak Ayam Potong Masih Menggiurkan
Ada berbagai jenis bisnis ternak unggas. Sebelumnya kita telah membahas mengenai ternak ayam kampung yang modalnya kecil namun keuntungannya tidaklah kecil. Nah sekarang kita akan belajar beternak ayam potong atau ayam broiler. Meskipun mulai tersaingi oleh keberadaan ayam kampung di pasaran, namun permintaan daging ayam potong masih cukup tinggi. Keuntungan yang dihasilkan masih sangat menggiurkan.
Bisnis ternak ayam potong rumahan masih memiliki banyak
peminat. Hal ini karena keuntungan yang bisa diperoleh dalam waktu cukup
singkat. Prospeknya masih sangat cerah. Permintaan daging ayam potong masih
sangat tinggi. Keuntungan yang ditawarkan cukup besar. Bahkan bisa mencapai
puluhan juta rupiah.
Untuk memulai ternak ayam potong rumahan, kita harus
menyiapkan beberapa hal. Kita harus menyiapkan kandang, gasolek, tabung gas,
tempat pakan, lampu bohlam, pipa paralon, sekop, tempat minum, kabel, dll.
Modal awal penyiapan kandang peternakan ayam potong bisa mencapai kisaran dua
puluh lima juta rupiah. Terhitung besar dibandingkan dengan modal awal
membangun peternakan ayam kampung rumahan.
Kita juga harus menyiapkan biaya operasional bulanan.
Misalnya saja untuk pembelian DOC atau anak ayam. Kemudian PEmbelian, pakan,
obat-obatan, vitamin, gaji karyawan, listrik, air, dan gas. Kebutuhan biayanya
bisa mencapai delapan juta rupiah. Cukup besar juga ya. Namun keuntungan yang
dihasilkan juga besar.
Dengan modal tersebut kita bisa menghasilkan keuntungan
hingga puluhan juta rupiah. Ayam potong usia 30 hari sudah bisa dijual. Harga
jual dikali banyaknya ayam kemudian dikurangi biaya operasinal akan mendapatkan
nilai keuntungan. Tentu saja ini belum dikurangi biaya sewa tempat jika anda
menyewa tempat untuk budidaya ayam potong. Dan harga jual ayam broiler
mengalami naik turun yang sangat fluktuatif. Hal tersebut juga sangan
mempengaruhi besar kecilnya keuntungan yang akan didapatkan.
Sebelum memulai budidaya ayam potong kita perlu mencari
lokasi yang sesuai. Sebaiknya memilih lokasi yang mudah untuk dijangkau dan
dapat diakses oleh berbagai model transportasi. Kita juga perlu memilih lokasi
yang tidak terlalu bising serta jauh dari pemukiman warga. Namun lokasinya
dekat dengan sumber air, atau mudah untuk mendapatkan air bersih.
Jika sudah mendapatkan lokasi yang sesuai, tahapan
selanjutnya adalah membangun kandang. Ada dua pilihan jenis kandang yang sering
dibuat oleh para peternak ayam potong. Yang pertama adalah kandang ayam potong
tanpa panggung. Dan yang kedua adalah kandang ayam potong bentuk panggung.
Tentu saja masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.
Yang paling banyak digunakan adalah kandang ayam potong
tanpa panggung. Kandang jenis ini pembuatannya relatif lebih mudah. Biaya yang
dibutuhkan juga relatif lebih murah. Sehingga modal awalnya dianggap lebih
kecil. Sedangkan kandang ayam potong dengan panggung membutuhkan biaya yang
lebih mahal. Namun memiliki beberapa keuntungan dibandingkan kandang tanpa
panggung.
Kandang ayam potong bentuk panggung tidak mudah kotor.
Membersihkannya lebih mudah karena kotoran ayam akan langsung jatuh ke bawah.
Tentu saja hal ini dapat memudahkan perawatan kandang. Sehingga operasional
harian kandang akan lebih efektif. Namun semuanya kembali lagi kepada pemilik
ternak ayam potong ingin menggunakan jenis kandang yang mana.
Selanjutnya kita perlu melakukan pembibitan ayam potong
untuk mengisi kandang. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakuka
pembibitan ayam potong. Pilihlah bibit ayam yang bergerak aktif, sehat, dan
tidak mengalami cacat fisik. Usahakan tubuhnya bulat, gemuk, dan berisi. Bibit
yang sehat biasanya memiliki bulu yang tidak kusam bahkan cenderung mengkilap.
Coa cek bagian sekitar anus, pilih yang terlihat bersih, kemudian hidung
bersih, dan mata terlihat tajam.
Setelah mendapatkan bibit ayam potong yang sesuai, kita
harus memberinya makan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatiakan dalam memilih
dan memberikan pakan. Diantaranya adalah kandungan nutrisi dan waktu perberian
pakan. Pemberian pakan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada
ayam. Nutrisi yang tepat akan membuat ayam tumbuh dengan sehat dan optimal.
Pastikan pakan selalu tersedia di dalam kandang ayam broiler agar ayam lebih
cepat gemuk.
Nantinya setelah berumur 30 hari, ayam broiler sudah dapat dipanen dan dijual. Setelah panen kita perlu melakukan pengapuran pada lantai dan dinding kandang sebagai sanitasi. Kita juga perlu melakukan penyemprotan desinfektan. Hal ini agar supaya jika ada bibit penyakut yang tumbuh di kandang akan mati.

Tidak ada komentar